10+1 hal yang dilakukan di awal bulan

0

Ada beberapa hal yang ternyata tanpa saya sadari selalu saya lakukan secara rutin di awal bulan. Rutinitas ini sangat membantu saya dalam fokus membuat keputusan dan merencanakan hari-hari dengan lebih baik dan efektif.

1. Melakukan perencanaan keuangan

Setiap bulan sebelum pemasukan yang kami terima keluar lagi, saya selalu membuat perencanaan keuangan. Ada beberapa pos yang sifatnya memang tetap (tak bisa diganggu gugat)- seperti misalnya uang SPP anak-anak, gaji staf rumah, iuran RT, pembayaran zakat, cicilan rumah, dll. Namun ada juga beberapa pos yang pengadaannya insidentil, seperti biaya imunisasi anak, biaya reparasi AC, atau biaya perjalanan keluar kota. Memiliki pos yang sudah direncanakan di awal bulan membuat kami secara mawas dapat mengatur mana yang keluar dan mana yang tidak boleh keluar.

2. Membuat menu keluarga

Rencana menu harian ini terutama sangat penting setelah saya memiliki anak. Anak-anak harus terjamin makanan dan keseimbangan gizinya. Karena ini adalah salah satu benteng terakhir yang mencegah mereka gampang jatuh sakit. Selain itu merencanakan menu harian membuat saya dapat berbelanja bahan makanan dengan lebih hemat dan efisien. Bahan makanan tidak berlama-lama ada di lemari pendingin karena tahu kapan dibeli dan kapan akan digunakan.

3. Merencanakan kegiatan akhir pekan selama sebulan

Sebagai pasangan pekerja, akhir pekan adalah sesuatu yang sangat penting dalam keluarga kecil kami. Kirana, terutamanya, yang sudah mengerti bahwa akhir pekan adalah saat Bapak dan Ibu tidak meninggalkan rumah dan ada bersama mereka, selalu menantikan hari Sabtu dan Minggu. Oleh karena itu merencanakan dengan baik apa yang akan kami lakukan dalam dua hari ini membuat hari-hari tersebut tidak hilang begitu saja.

4. Menentukan buku mana yang akan diselesaikan

Saya memiliki koleksi buku yang sangat banyak. Percaya tidak percaya ada banyak buku yang saya beli belum saya baca atau sudah mulai saya baca tapi belum selesai. Maka di setiap awal bulan, saya selalu menentukan buku mana yang akan saya baca dan selesaikan di bulan tersebut. Saat ini targetnya masih satu buku satu bulan. Rencananya saya akan menaikan menjadi dua atau tiga buku dalam satu bulan.

5. Melanjutkan hal-hal yang perlu dibereskan di seputar rumah

Menempati sebuah rumah berarti selalu memiliki sesuatu untuk diberekan. Jika bukan bohlam lampu yang mati, pigura yang harus diisi, tanaman yang harus diganti tanahnya, rak yang perlu digantung, gudang yang perlu dibereskan, atau dokumen-dokumen yang berserakan. Belum lagi mainan Kirana dan Sofia yang sepertinya selalu bertukar tempat dan bercampur aduk bahkan setelah dirapihkan sebulan yang lalu. Tidak semua hal bisa kami bereskan dalam satu waktu, entah karena pertimbangan waktu, tenaga, atau dana. Maka saya biasanya menetapkan 2-3 target pemberesan seputar rumah setiap bulannya. Ini membuat kami merasakan ada kemajuan namun tetap tidak terlalu ngoyo berusaha melakukan semuanya.

6. Mereview target pekerjaan

Meski biasanya tuntutan pekerjaan bersifat dinamis dan ada kalanya dapat berubah seketika dan mengacaukan apa yang sudah direncanakan, ada beberapa capaian besar yang pada umumnya tidak akan berubah. Capaian-capaian besar ini yang perlu saya pikirkan di awal bulan: apa saja itu dan bagaimana strategi mengerjakannya.

7. Mendata kebutuhan keluarga yang harus diselesaikan

Dalam keluarga biasanya ada saja yang perlu dikerjakan: baju sekolah yang sudah kekecilan, Kartu Keluarga yang belum selesai, paspor yang belum dibikin, SPT tahunan yang mesti diisi, atau bahkan sepatu dan tas yang sudah saatnya dimasukan ke tempat reparasi. Untuk itu tidak semua bisa dikerjakan sekaligus. Maka apa-apa yang sifatnya paling urgent didata untuk diselesaikan pada bulan tersebut, dan sisanya bisa menanti untuk diselesaikan di bulan depan. Sebagai contoh: bulan ini saya mesti memastikan Kirana diimunisasi, sementara bulan April adalah melakukan pendaftaran ulang untuk sekolah Sofia, serta bulan Mei mulai melakukan pendaftaran paspor elektronik.

8. Menentukan tema pembelajaran Kirana dan Sofia

Enam tahun di awal kehidupan adalah periode emas. Meskipun saya percaya bahwa pembelajaran itu terjadi sepanjang masa, tidak ada salahnya juga kami sebagai orang tua berupaya untuk mengoptimalkan masa enam tahun pertama Kirana dan Sofia. Saya tidak ingin hanya menyerahkan urusan pendidikan pada sekolah. Saya ingin bisa terlibat secara aktif dalam mengisi hari-hari mereka dengan ilmu pengetahuan. Maka dari itu saya suka menyusun “kurikulum-kurikuluman” untuk anak-anak. Materi pembelajaran ini bisa macam-macam, misalnya bulan lalu Kirana belajar mengenai bencana alam sementara mungkin bulan ini diberi pengenalan ke sejarah Indonesia.

9. Rencana aktivitas bersama keluarga

Pada tulisan yang terdahulu, saya membuat tema bulanan. Misalnya bulan Februari adalah bulan kreativitas dan bulan Maret adalah bulan sosial. Maka di awal bulan kami bersama-sama menentukan apa yang termasuk dalam kegiatan sosial yang bisa kami lakukan di bulan ini. Aktivitas bersama keluarga juga berarti melakukan hal-hal bersama keluarga besar kami. Reuni keluarga, ulang tahun sepupu, perayaan Natal, dll.

10. Mereview rencana tahunan dan mengetahui apa yang belum saya lakukan

Di akhir tahun lalu saya tidak membuat resolusi, tapi membuat rencana tahunan. Misalnya: medical check up, mengurus visa, memulai menulis secara rutin, dll. Maka untuk mengetahui perkembangannya saya selalu memastikan apa yang masih tertunda dan menunggu untuk dituntaskan dan mana yang sudah bisa saya coret dan beri tanda- accomplished. Setiap bulan saya perlu kembali melihat daftar ini dan menentukan apa yang masih menggantung.

Yang terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah merencanakan hal-hal rutin yang saya dan Ghani bisa lakukan bersama-sama, seperti menuntaskan rencana olah raga bersama, mencoba hal-hal baru, menyelesaikan serial yang kami sudah punya DVD-nya tapi belum kami tonton, makan malam di tempat yang kami belum pernah datangi, atau sekedar membuat rencana bersama untuk dilakukan berdua.

Nah berhubung bulan novermber sudah didepan mata baiknya sahabat abah sudah memulai perencanaan pengeluaran untuk bulan tersebut dan jangan lupa untuk memasukan Oemah Abah dan Burger Abah kedalam list belanjaan kamu yaa eheheheh……

Source Source

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.